Bermain Cisco dengan quagga
Ditulis oleh firstly di/pada Juni 18, 2008
Sedikit share, karena saya tidak ada cisco betulan, dan pingin sekali konfigurasi Cisco untuk itu saya mencoba pelajari setting network menggunakan quagga. awalnya saya mengintall quagga dengan cara
$sudo apt-get install quagga quagga-doc
setelah instalasi selesai kita akan merubah file daemons didalam direktori /etc/quagga
yaitu dengan merubah sesui dengan protokal yang nantinya kita gunakan. dengan cara merubah “no” menjadi “yes”
zebra = yes
bgpd = yes
Artinya kita mengaktifkan protokol zebra (wajib) dan protokol bgpd dan begitu juga dengan protokol daemons yang lainnya, protokol tidak lain merupakan set rule yang memberitahu cara divice-device dalam jaringan bertukar informasih, protokal routing ini adalah protokol-protokol yang digunakan untuk merawat tabel routing pada router-router. untuk itu ada beberapa protokol yang saya tidak aktifkan seperti dibawah ini
ospfd=no
ospf6d=no
ripd=no
ripngd=no
isisd=no
kemudian copi file berikut ini
cp /usr/share/doc/quagga/zebra.conf.sample /etc/quagga/zebra.conf
cp /usr/share/doc/quagga/bgpd.conf.sample /etc/quagga/bgpd.conf
begitu juga dengan daemon yang lain jika kita menggunakannya
setelah selesai maka kita akan menjalankan daemon quagga dengan cara
$sudo /etc/init.d/quagga start
jika selesai silahkan melihat log file quagga yaitu dengan cara
$sudo tail -f /var/log/quagga/bgpd.log
2008/06/18 23:32:04 BGP: BGPd 0.99.9 starting: vty@2605, bgp@179
$sudo tail -f /var/log/quagga/zebra.log
2008/06/18 23:32:03 ZEBRA: Zebra 0.99.9 starting: vty@2601
diatas adalah tampilan log bgpd dan zebra di komputer saya. kemudia kita akan mengecek dengan cara melakukan perintah nmap
$nmap localhost
2601/tcp open zebra
2605/tcp open bgpd
ternyata zebra dan protokol bgpd sudah berjalan
sekarang kita akan mencoba membuat static routing, sebelum membuat static routing saya akan menjelaskan mekanisme routing, setiap tabel routing pada router-router akan membutuhkan update. Jika proses update dilakukan manual, maka disebut Static Routing.
Routing berlangsung pada layer 3 (Network Layer), untuk membangun rute-rute, suatu router di antaranya harus mengetahui beberapa informasih spesifik yaitu, Address tujuan, router-router lain yang berdekatan, rute-rute yang memungkinkan ke jaringan tujuan dan rute terbaik untuk melintasinya.
untuk membangun dan merawat tabel routing, router menggunakan empat mekanisme dasar :
- Direct Connection
- Static Routing
- Default Routing
- Dynamic Routing
Direct Connection
Direct Connection adalah bentuk koneksi dimana router terhubung secara langsung atau ditambahkan secara otomatis ke table routing, jaringan yang terhubung langsung dengan router akan memiliki nilai Administrative Distence nol (0), ini merupakan nilai distence terendah dan sekaligus rute paling terpercaya.
Static Routing
Berlanjut.

